Journal of Deep Learning, Computer Vision and Digital Image Processing https://journal.diginus.id/DECODING <p align="justify"><strong>Journal of Deep Learning, Computer Vision, and Digital Image Processing (DECODING)</strong> dengan eISSN: 2986-8939 adalah jurnal peer-review sebagai media publikasi hasil penelitian yang mendukung penelitian dan pengembangan kota, desa, sektor dan sistem lainnya. Jurnal Sistem Cerdas diterbitkan oleh Sakura Publisher dan diterbitkan setiap enam bulan. Jurnal ini diharapkan menjadi wahana publikasi hasil penelitian dari para praktisi, akademisi, pihak berwenang dan masyarakat terkait.</p> <p align="justify">Tujuan Jurnal DECODING ini adalah untuk berkontribusi pada kehidupan intelektual bangsa sesuai dengan mandat yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945. Jurnal ini juga merupakan media untuk publikasi inovasi dan teknologi terkait dengan pengembangan teknologi bidang sistem cerdas.</p> <p>Ruang lingkup sistem yang dibahas terlampir tetapi tidak terbatas; </p> <ol> <li class="show">Artificial Intelligence Technology (AI) and Machine Learning</li> <li class="show">Deep Learning</li> <li class="show">Digital Image Processing</li> <li class="show">Computer Vision</li> <li class="show">Internet of Thing</li> <li class="show">Data Mining</li> <li class="show">Big Data</li> <li class="show">Smart and Fuzzy System</li> <li class="show">Robots and Smart systems.</li> </ol> <p><strong> </strong></p> CV. Sakura Digital Nusantara en-US Journal of Deep Learning, Computer Vision and Digital Image Processing 2986-8920 Pengembangan Sistem Informasi Tracer Study Berbasis Web pada Jurusan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Makassar https://journal.diginus.id/DECODING/article/view/887 <p>Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi tracer study berbasis web khususnya untuk jurusan Teknik Informatika dan Komputer di Universitas Negeri Makassar, dengan fokus pada pelacakan dan pemeliharaan database alumni secara menyeluruh. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengevaluasi kualitas sistem menggunakan ISO 25010 dengan memperhatikan 8 aspek pengujian yang relevan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&amp;D) dengan penerapan model pengembangan waterfall. Data dikumpulkan melalui berbagai metode, termasuk wawancara, angket, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi tracer study yang dikembangkan untuk jurusan Teknik Informatika dan Komputer di Universitas Negeri Makassar telah terbukti layak digunakan berdasarkan pengujian ISO 25010. Evaluasi tersebut meliputi berbagai aspek, di antaranya: (1) kesesuaian sistem, yang dinyatakan memiliki tingkat kelayakan 100% dengan kriteria "Dapat Diterima"; (2) kehandalan sistem, yang mencapai tingkat persentase 100%; (3) kemudahan penggunaan sistem, dengan tingkat kelayakan sebesar 91,5% dan dikategorikan sebagai "Sangat Baik"; (4) efisiensi sistem, yang menunjukkan kinerja yang memuaskan baik pada perangkat desktop maupun mobile; (5) kemudahan pemeliharaan sistem, yang memenuhi standar dari aspek instrumentation, consistency, dan simplicity; (6) portabilitas sistem, yang dapat beroperasi dengan baik di berbagai jenis browser; (7) kompatibilitas sistem, yang terbukti kompatibel dengan berbagai browser yang umum digunakan. Berdasarkan hasil pengujian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengembangan sistem tracer study telah memenuhi standar kualitas yang ditetapkan dan layak digunakan untuk keperluan yang diinginkan.</p> Mitra Jamaluddin Dyah Vitalocca Copyright (c) 2025 Mitra, Jamaluddin, Dyah Vitalocca 2025-09-05 2025-09-05 1 14 Aplikasi Absensi Guru Dan Pegawai Berbasis Web Di SMPN 33 Makassar https://journal.diginus.id/DECODING/article/view/900 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengembangan dan tanggapan pengguna terhadap Aplikasi Absensi Guru dan Pegawai Berbasis Web di SMPN 33 Makassar. Metode penelitian ini adalah Research and Development (R&amp;D) dengan model pengembangan prototype. Model pengembangan prototype memiliki beberapa tahapan yaitu analisis kebutuhan, membangun prototype, evaluasi prototype, pengkodean sistem, evaluasi sistem dan implementasi sistem. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan kuesioner. Hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan pengujian ISO 25010 yaitu : (1) functionality suitability dengan hasil persentase 100% dengan kategori sangat layak; (2) usability dengan persentase 97%&nbsp; dengan kategori sangat baik; (3) compatibility dengan persentase 100% dengan kategori sangat baik; (4) reliability dengan menguji 3 jenis tes, client per test, client per second, maintain client load dengan mendapatkan rata-rata 100% sukses; (5) performance efficiency dengan hasil 83% dengan kategori baik; (6) portability dengan mendapatkan hasil persentase 100% sehingga memenuhi uji aspek; (7) maintainability dengan memenuhi aspek dan memberikan&nbsp; informasi jika terdapat kesalahan masukan kepada pengguna; (8) security dengan menguji 2 jenis keamanan, cross site scripting, sql injection dan tidak terdapat masalah keamanan sistem sehingga berada pada kategori sangat baik . Berdasarkan hasil pengujian, aplikasi memenuhi semua aspek dari standar pengujian perangkat lunak yang diujikan.</p> Sugeng A Karim Jumadi M. Parenreng Muh Yusran Copyright (c) 2025 Sugeng A Karim, Jumadi M. Parenreng, Muh Yusran 2025-09-06 2025-09-06 15 38 Smart Alert System Berbasis Web Server Untuk Memonitoring Pasien Di Rumah Sakit https://journal.diginus.id/DECODING/article/view/901 <p>Dalam dunia medis infus merupakan alat yang paling sering digunakan. Fungsi infus sendiri adalah untuk memberikan cairan kepada pasien secara berkala. Pada saat ini, pemeriksaan cairan infus pada pasien masih dilakukan secara manual, sehingga apabila terjadi masalah seperti penyumbatan atau kehabisan cairan akan berbahaya bagi pasien jika tidak segera ditangani. Penelitian ini dilakukan untuk mengatasi keterlambatan tersebut. Oleh sebab itu, pada penelitian ini dibuatlah sistem pemantau cairain infus pasien rumah sakit yang berbasis ESP32 yang merupakan pengendali sistem atau pengelola informasi. Untuk mengetahui kondisi tetesan cairan infus menggunakan sensor photodioda.untuk mengetahui sisa cairan infus dipasang sensor loadcell sehingga sisa cairan infus dapat diketahui dalam satuan mililiter (ml). Data hasil pembacaan sensor kemudian diproses pada ESP32 yang telah terhubung ke internet. Data yeng telah diproses kemudian di tampung pada firebase, kemudian data dari firebase akan ditampilkan pada website. Pada website ditampilkan data menegenai jumlah tetesan permenit, Berat, Keterangan dan kondisi tetesan infus. Berdasarkan hasil uji sistem menggunakan karakteristik pengujian ISO 25010 yang terdiri dari functional suitability dengan hasil kategori baik, performance effeciency dengan hasil grade A, usability dengan hasil presentase 90.0% kategori sangat baik, dan portability dengan hasil kategori baik, dapat disimpulkan bahwa sistem monitoring infus ini layak digunakan oleh pengguna.</p> Hesty Alfrianty Suhapid Suhartono Andi Baso Kaswar Copyright (c) 2025 Hesty Alfrianty Suhapid, Suhartono, Andi Baso Kaswar 2025-09-07 2025-09-07 39 56 Pengembangan Sistem Informasi Jasa Fotografi Berbasis Web Pada Studio Foto’ta Di Kabupaten Pinrang https://journal.diginus.id/DECODING/article/view/902 <p>fotografi berbasis web pada studio foto’ta di kabupaten pinrang dan untuk mengetahui hasil pengujian pengembangan sistem informasi jasa fotografi berbasis web pada studio foto’ta di kabupaten pinrang berdasarkan standar kualitas perangkat lunak ISO 25010. Metode penelitian ini adalah metode penelitian research and development (r&amp;d) dengan model pengembangan prototype. Model pengembangan prototype memiliki beberapa tahapan yaitu pengumpulan kebutuhan, membangun prototype, evaluasi prototype, pengkodean system, evaluasi system dan implementasi system. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, kuesioner, dan software pengukuran untuk mengukur kualitas perangkat lunak yang dikembangkan. Pengujian system dalam penelitian ini menggunakan standar kualitas perangkat lunak ISO 25010 pada aspek functional suitability, aspek usability, aspek reliability, aspek performance efficiency, aspek portability, dan aspek security. Berdasarkan hasil penelitian, dihasilkan sistem informasi jasa fotografi berbasis web pada studio foto’ta di kabupaten pinrang yang telah diuji dengan standar ISO 25010. Hasil pengujian, yaitu aspek aspek functional suitability diperoleh feature completeness bernilai 1 yang berarti semua fitur berhasil diimplementasikan, aspek usability diperoleh persentase kelayakan sebesar 86% kategori sangat baik, aspek reliability diperoleh persentase 99,6%, aspek performance efficiency diperoleh nilai sangat baik karena waktu load kurang dari 3,7 detik, aspek portability dipenuhi karena dapat berjalan diberbagai browser dan perangkat berbeda, aspek security diperoleh grade a+. Dengan demikian, sistem informasi jasa fotografi berbasis web pada studio foto’ta di kabupaten pinrang layak untuk diimplementasikan.</p> Firmansyah Musmar Sugeng A Karim Abdul Rahman Patta Copyright (c) 2025 Firmansyah Musmar, Sugeng A Karim, Abdul Rahman Patta 2025-09-10 2025-09-10 57 78 Sistem Coal Inventory Berbasis Web di PT. Bosowa Energi https://journal.diginus.id/DECODING/article/view/903 <p>Penelitian ini berfokus pada pengembangan sistem pengelolaan data batu bara berbasis web yang digunakan di PT. Bosowa Energi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&amp;D) dengan tujuan menghasilkan rancangan sistem Coal Inventory berbasis web serta menguji kualitas sistem berdasarkan standar ISO/IEC 25010. Metode pengumpulan data menggunakan instrumen angket yang telah divalidasi. Model pengembangan sistem yang diterapkan adalah waterfall dengan tahapan analisis kebutuhan, desain sistem, pengkodean, pengujian, dan pemeliharaan. Hasil perancangan sistem meliputi flowchart, context diagram, data flow diagram, use case diagram, entity relationship diagram, dan activity diagram. Pengujian kualitas sistem mengacu pada delapan karakteristik ISO/IEC 25010, yaitu functional suitability, reliability, performance efficiency, usability, security, compatibility, portability, dan maintainability. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem memiliki tingkat kelayakan yang baik pada seluruh aspek. Functional suitability memperoleh nilai feature completeness sebesar satu, reliability mencapai tingkat keberhasilan 100%, performance efficiency memperoleh grade A dengan waktu muat 1,4 detik, usability memperoleh nilai rata-rata 84,81% dengan kategori baik, security dinyatakan aman, compatibility dan portability menunjukkan hasil berfungsi dengan baik, serta maintainability memenuhi aspek instrumentation, consistency, dan simplicity.</p> Agung Bangsawan M Massikki Abdul Muis Mappalotteng Copyright (c) 2025 Agung Bangsawan, M Massikki, Abdul Muis Mappalotteng 2025-09-13 2025-09-13 79 92