PKM Pelatihan Pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) dan Tungsten Inert Welding (TIG) Berbasis Kewirausahaan

Indonesia

Authors

  • Sudarmanto Jayanegara Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar
  • Muhammad Hasim S Universitas Negeri Makassar
  • Baso Riadi Husda Universitas Negeri Makassar
  • Hamzah Nur Universitas Negeri Makassar
  • Hartini Ramli Universitas Negeri Makassar

Keywords:

SMAW, TIG, SMK, Kewirausahaan, Bulukumba

Abstract

Program ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam teknik pengelasan yang diakui secara luas dalam industri manufaktur, sekaligus memfasilitasi pengembangan usaha kecil dan menengah di bidang pengelasan. Metode pelatihan meliputi teori dasar pengelasan, praktik langsung dengan peralatan SMAW dan TIG, serta sesi kewirausahaan yang mencakup manajemen bisnis, pemasaran, dan strategi pengembangan usaha. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan teknis peserta, yang ditandai dengan penurunan tingkat kesalahan dalam praktik pengelasan dan peningkatan kualitas hasil las. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan pemahaman dalam aspek-aspek kewirausahaan, yang diharapkan dapat mendorong terbentuknya usaha-usaha baru di bidang pengelasan. Evaluasi program dilakukan melalui tes praktik, kuesioner umpan balik, dan wawancara mendalam dengan peserta. Keberhasilan program ini diindikasikan oleh tingginya tingkat kepuasan peserta dan kesiapan mereka untuk memulai usaha secara mandiri. Dengan demikian, program pelatihan ini tidak hanya berhasil meningkatkan keterampilan teknis pengelasan, tetapi juga mendorong semangat kewirausahaan di kalangan masyarakat. Diharapkan, inisiatif ini dapat menjadi model untuk program serupa di masa mendatang, guna mendukung pembangunan ekonomi lokal melalui peningkatan keterampilan dan pemberdayaan masyarakat.

Abstract views: 41 , PDF downloads: 23

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Muhammad Hasim S, Universitas Negeri Makassar

Pelatihan pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) dan Tungsten Inert Welding
(TIG) berbasis kewirausahaan ini merupakan inisiatif untuk meningkatkan keterampilan
teknis dan kemampuan kewirausahaan masyarakat di lingkungan sekitar. Program ini
bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam teknik pengelasan
yang diakui secara luas dalam industri manufaktur, sekaligus memfasilitasi pengembangan
usaha kecil dan menengah di bidang pengelasan. Metode pelatihan meliputi teori dasar
pengelasan, praktik langsung dengan peralatan SMAW dan TIG, serta sesi kewirausahaan
yang mencakup manajemen bisnis, pemasaran, dan strategi pengembangan usaha.
Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan teknis
peserta, yang ditandai dengan penurunan tingkat kesalahan dalam praktik pengelasan dan
peningkatan kualitas hasil las. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan pemahaman
dalam aspek-aspek kewirausahaan, yang diharapkan dapat mendorong terbentuknya usaha-
usaha baru di bidang pengelasan. Evaluasi program dilakukan melalui tes praktik, kuesioner
umpan balik, dan wawancara mendalam dengan peserta. Keberhasilan program ini
diindikasikan oleh tingginya tingkat kepuasan peserta dan kesiapan mereka untuk memulai
usaha secara mandiri.
Dengan demikian, program pelatihan ini tidak hanya berhasil meningkatkan keterampilan
teknis pengelasan, tetapi juga mendorong semangat kewirausahaan di kalangan masyarakat.
Diharapkan, inisiatif ini dapat menjadi model untuk program serupa di masa mendatang,
guna mendukung pembangunan ekonomi lokal melalui peningkatan keterampilan dan
pemberdayaan masyarakat

Baso Riadi Husda, Universitas Negeri Makassar

Pelatihan pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) dan Tungsten Inert Welding
(TIG) berbasis kewirausahaan ini merupakan inisiatif untuk meningkatkan keterampilan
teknis dan kemampuan kewirausahaan masyarakat di lingkungan sekitar. Program ini
bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam teknik pengelasan
yang diakui secara luas dalam industri manufaktur, sekaligus memfasilitasi pengembangan
usaha kecil dan menengah di bidang pengelasan. Metode pelatihan meliputi teori dasar
pengelasan, praktik langsung dengan peralatan SMAW dan TIG, serta sesi kewirausahaan
yang mencakup manajemen bisnis, pemasaran, dan strategi pengembangan usaha.
Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan teknis
peserta, yang ditandai dengan penurunan tingkat kesalahan dalam praktik pengelasan dan
peningkatan kualitas hasil las. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan pemahaman
dalam aspek-aspek kewirausahaan, yang diharapkan dapat mendorong terbentuknya usaha-
usaha baru di bidang pengelasan. Evaluasi program dilakukan melalui tes praktik, kuesioner
umpan balik, dan wawancara mendalam dengan peserta. Keberhasilan program ini
diindikasikan oleh tingginya tingkat kepuasan peserta dan kesiapan mereka untuk memulai
usaha secara mandiri.
Dengan demikian, program pelatihan ini tidak hanya berhasil meningkatkan keterampilan
teknis pengelasan, tetapi juga mendorong semangat kewirausahaan di kalangan masyarakat.
Diharapkan, inisiatif ini dapat menjadi model untuk program serupa di masa mendatang,
guna mendukung pembangunan ekonomi lokal melalui peningkatan keterampilan dan
pemberdayaan masyarakat

Hamzah Nur, Universitas Negeri Makassar

Pelatihan pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) dan Tungsten Inert Welding
(TIG) berbasis kewirausahaan ini merupakan inisiatif untuk meningkatkan keterampilan
teknis dan kemampuan kewirausahaan masyarakat di lingkungan sekitar. Program ini
bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam teknik pengelasan
yang diakui secara luas dalam industri manufaktur, sekaligus memfasilitasi pengembangan
usaha kecil dan menengah di bidang pengelasan. Metode pelatihan meliputi teori dasar
pengelasan, praktik langsung dengan peralatan SMAW dan TIG, serta sesi kewirausahaan
yang mencakup manajemen bisnis, pemasaran, dan strategi pengembangan usaha.
Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan teknis
peserta, yang ditandai dengan penurunan tingkat kesalahan dalam praktik pengelasan dan
peningkatan kualitas hasil las. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan pemahaman
dalam aspek-aspek kewirausahaan, yang diharapkan dapat mendorong terbentuknya usaha-
usaha baru di bidang pengelasan. Evaluasi program dilakukan melalui tes praktik, kuesioner
umpan balik, dan wawancara mendalam dengan peserta. Keberhasilan program ini
diindikasikan oleh tingginya tingkat kepuasan peserta dan kesiapan mereka untuk memulai
usaha secara mandiri.
Dengan demikian, program pelatihan ini tidak hanya berhasil meningkatkan keterampilan
teknis pengelasan, tetapi juga mendorong semangat kewirausahaan di kalangan masyarakat.
Diharapkan, inisiatif ini dapat menjadi model untuk program serupa di masa mendatang,
guna mendukung pembangunan ekonomi lokal melalui peningkatan keterampilan dan
pemberdayaan masyarakat

Hartini Ramli, Universitas Negeri Makassar

Pelatihan pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) dan Tungsten Inert Welding
(TIG) berbasis kewirausahaan ini merupakan inisiatif untuk meningkatkan keterampilan
teknis dan kemampuan kewirausahaan masyarakat di lingkungan sekitar. Program ini
bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam teknik pengelasan
yang diakui secara luas dalam industri manufaktur, sekaligus memfasilitasi pengembangan
usaha kecil dan menengah di bidang pengelasan. Metode pelatihan meliputi teori dasar
pengelasan, praktik langsung dengan peralatan SMAW dan TIG, serta sesi kewirausahaan
yang mencakup manajemen bisnis, pemasaran, dan strategi pengembangan usaha.
Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan teknis
peserta, yang ditandai dengan penurunan tingkat kesalahan dalam praktik pengelasan dan
peningkatan kualitas hasil las. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan pemahaman
dalam aspek-aspek kewirausahaan, yang diharapkan dapat mendorong terbentuknya usaha-
usaha baru di bidang pengelasan. Evaluasi program dilakukan melalui tes praktik, kuesioner
umpan balik, dan wawancara mendalam dengan peserta. Keberhasilan program ini
diindikasikan oleh tingginya tingkat kepuasan peserta dan kesiapan mereka untuk memulai
usaha secara mandiri.
Dengan demikian, program pelatihan ini tidak hanya berhasil meningkatkan keterampilan
teknis pengelasan, tetapi juga mendorong semangat kewirausahaan di kalangan masyarakat.
Diharapkan, inisiatif ini dapat menjadi model untuk program serupa di masa mendatang,
guna mendukung pembangunan ekonomi lokal melalui peningkatan keterampilan dan
pemberdayaan masyarakat

References

Bakhrun, Muhammad, Arie Wibowo Khurniawan, dan dkk. “ Modul Pembelajaran Center of Excellence Welding di SMK TIG Welding”. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. ISBN: 978-602-5517-33-4.

Djuanda, Fiskia rera baharuddin, Baso riadi husda, Hamzah nur, Ismail Aqsha. 2004. “ Pelatihan Las tungsten Inert Gas (TIG) bagi Siswa SMK. Vocational & Mechanical Community Service Journal. Vol 1 No.1.

Djuanda, Ismail Aqsha, Sudarmanto Jayanegara, Samnur, Asia.M. 2022. “ PKM Pelatihan Pengelasan SMAW untuk Pembuatan Rak Bunga pada Kelompok Karang Taruna Desa Mambu Kecamatan Luyo Sulawesi Barat. INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat, Vol. 2, No. 2.

Marwanto, Ari. 2007. “ Materi Pelatihan LifeSkill Remaja Remaja Putus Sekolah Desa Purwobinangun Pakem Shield Metal Arc Welding (SMAW). Jurusan Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta.

Downloads

Published

2024-06-06

How to Cite

Sudarmanto Jayanegara, Muhammad Hasim S, Baso Riadi Husda, Hamzah Nur, & Hartini Ramli. (2024). PKM Pelatihan Pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) dan Tungsten Inert Welding (TIG) Berbasis Kewirausahaan: Indonesia. Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 104–109. Retrieved from https://journal.diginus.id/VOKATEK/article/view/454

Issue

Section

Articles